Jumat, 19 Mei 2017

Belajar memetik Senar gitar itu gimana sih?


Gitar dimainkan dengan cara dipetik, baik dipetik menggunakan jari maupun alat (pick/claver). Jadi, gitar bukan dimainkan dengan cara digonjreng/dicocok. Gitaris pemula setelah tau kunci dasar, biasanya bertanya bagaimana ngocoknya, atau gonjrengnya. Bingung sekali, maksudnya apa. Karena itu tidak ada aturannya. Gonjrengan pada lagu lagu pop indonesia, itu deselarasakan dengan tempo drum yang dimainkan. Tidak ada gonjrengan yang lebih baik atau lebih buruk.

Gitar dimainkan dengan dipetik, bukan digonjreng. Petikan dalam permainan gitar ada dua yaitu petik bersandar dan petik tidak bersandar. Istilah lainnya apoyando dan tirando. petikan bersandar maksudnya ketika jari kita selesai memetik sebuah senar, maka jari kita akan bersandar di senar diatasnya. Petikan persandar ini populer di kalangan pemain gitar bass. Tapi gitaris lead juga sering menggunakannya. Petikan tidak bersandar ini kebalikan dari petik bersandar. Jenis petikan ini biasanya dipakai oleh gitar 2 atau pemain rhythm (pengiring lagu) atau pengiring gitar 1(lead).

Jenis petikan ini dipakai tergantung keperluan. Kadang ada pemain bass yang menggunakan tirando dan apoyando. Ada juga alat yang digunakan untuk memetik gitar, yang fungsinya melindungi jari agar terlindung dari senar. Namanya fingerpick.


Untuk petikan menggunakan alat, itu tergantung kenyamanannya memegang pick/claver. Ada yang tangannya menutup, seperti mengepal ada pula yang sebagian 3 jari tangannya terbuka. Tidak ada cara memegang pick yang lebih baik atau lebih buruk. Atau tidak ada cara yang benar dan salah dalam memegang pick/clever. Itu tergantung kebiasaan da kenyamanan saat bermain gitar saja. Jangan menghakimi atau menjudge teman kita yang cara memegang picknya berbeda dengan yang kita tau. Mungkin saja teman kita nyaman dengan caranya memegang pick.

Kemudian, pick/claver mana yang bagus? Yang tebal atau yang tipis? Yang besar atau yang kecil? Yang mahal atau yang murah? Yang terbuat dari metal atau plastik? Yang dibeli atau yang dibikin? Pick yang bagus adalah pick yang nyaman kita pakai saat bermain gitar. Tidak ada alasan yang tebal atau yang tipis lebih bagus. Juga, tidak ada alasan pick yang besar atau lebih kecil itu lebih bagus. Apalagi yang mahal lebih bagus dari pada yang mudah, tidak ada alasan. Bahkan jika kita kreatif, kita bisa membuatnya sendiri, dari bekas kartu kredit yang sudah tak terpakai. Atau kemasan DVD plastik yang kita gunting. Atau bisa juga menggunakan bekas kartu perdana yang kita bentuk sedemikian rupa agar cocok dan nyaman di jari kita.

Memang kadang, pick yang lebih mahal itu lebih bagus dan lebih tahan lama. Tapi tidak semuanya seperti itu. Ada pick yang mahal kualitasnya jelek. Jadi jangan jadikan harga sebagai patokannya. Mungkin saja pick yang terbuat dari bekas kemasan DVD cocok untuk anda. Atau pick yang harganya Cuma 3rb-an cocok untuk anda. Silahkan saja dicoba.