Tampilkan postingan dengan label Guitar Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guitar Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Mei 2023

Mengenal Scale Melodic Minor: Konsep, Pembentukan, dan Contoh Progresi Chord

Scale Melodic Minor, atau yang biasa disebut dengan skala minor melodi, merupakan salah satu skala penting dalam musik. Skala ini dibentuk dari skala natural minor dengan menaikkan nada ke-6 dan ke-7 satu setengah nada pada saat naik, dan turun kembali ke skala natural minor pada saat turun. 


Dalam hal pembentukan, Scale Melodic Minor dapat diilustrasikan dengan contoh pada kunci A minor. Skala natural minor A adalah A, B, C, D, E, F, G, A. Untuk membentuk skala melodic minor A, nada F dan G dinaikkan setengah nada menjadi F# dan G#. Skala melodic minor A kemudian terdiri dari nada A, B, C, D, E, F#, G#, A. 


Scale Melodic Minor sering digunakan dalam improvisasi jazz dan musik fusion karena nada-nada yang terdapat pada skala ini dapat memberikan warna yang lebih kompleks pada improvisasi. Salah satu contoh progresi chord yang menggunakan Scale Melodic Minor adalah sebagai berikut:


Dm7 - G7 - Cmaj7 - A7alt


Pada progresi chord di atas, akord Dm7 menggunakan skala D melodic minor pada saat improvisasi. Skala yang digunakan pada akord G7 adalah G altered scale, yang merupakan salah satu mode dari skala melodic minor. Pada akord Cmaj7, skala yang digunakan adalah C major scale. Sedangkan pada akord A7alt, skala yang digunakan adalah Bb melodic minor.


Selain itu, Scale Melodic Minor juga dapat digunakan pada penggantian akor (chord substitution). Misalnya, pada progresi chord Am7 - Dm7 - G7 - Cmaj7, dapat dilakukan penggantian akor dengan mengganti Am7 dengan Bm7b5. Dengan penggantian akor tersebut, skala yang digunakan pada akor Bm7b5 adalah B melodic minor.


Pada improvisasi dengan Scale Melodic Minor, terdapat beberapa pola pentatonik yang dapat digunakan sebagai dasar improvisasi. Salah satunya adalah menggunakan pola minor pentatonic pada nada-nada tertentu dari skala melodic minor. Sebagai contoh, pada skala A melodic minor, dapat digunakan pola minor pentatonic pada nada A, C, D, E, dan G.


Dalam kesimpulannya, Scale Melodic Minor adalah skala yang penting dalam dunia musik, khususnya pada improvisasi jazz dan musik fusion. Skala ini dibentuk dari skala natural minor dengan penambahan dua nada pada saat naik dan kembali ke skala natural minor pada saat turun. Contoh progresi chord yang menggunakan Scale Melodic Minor adalah Dm7 - G7 - Cmaj7 - A7alt. Selain itu, terdapat pola pentatonik yang dapat digunakan pada improvisasi dengan Scale Melodic Minor.

Read More

Rabu, 03 Mei 2023

Mengenal Skala Major dalam Musik

Skala major merupakan skala yang paling sering digunakan dalam musik. Skala ini memiliki karakteristik nada-nada yang cerah dan mudah didengar. Skala major memiliki tujuh nada, yang disusun secara berurutan dengan jarak nada yang sama antara satu nada dengan nada yang lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengenalan skala major dalam musik secara lebih mendalam.





Pertama-tama, mari kita kenali struktur skala major. Skala major terdiri dari tujuh nada yang disusun dengan jarak nada yang sama antara satu nada dengan nada yang lainnya. Nada pertama disebut dengan nama degree 1 atau do, dan seterusnya hingga nada ketujuh disebut dengan nama degree 7 atau ti. 


Berikut adalah contoh skala major C (C mayor):


    C D E F G A B C

    do re mi fa sol la si do


Perhatikan bahwa jarak nada antara setiap nada pada skala mayor adalah:


    C ke D: 1 nada atau 2 separuh nada

    D ke E: 1 nada atau 2 separuh nada

    E ke F: setengah nada

    F ke G: 1 nada atau 2 separuh nada

    G ke A: 1 nada atau 2 separuh nada

    A ke B: 1 nada atau 2 separuh nada

    B ke C: setengah nada


Dalam musik, skala mayor sering dijadikan sebagai dasar pembuatan melodi, harmoni, dan akor. Skala mayor juga sering dijadikan sebagai rujukan untuk membuat improvisasi dan solo di atas lagu yang menggunakan skala tersebut. 


Untuk memainkan skala mayor pada gitar atau piano, Anda dapat memulai dari nada pertama (do) dan kemudian melompat ke nada kedua (re), ketiga (mi), dan seterusnya, hingga mencapai nada terakhir (ti) dan kembali ke nada pertama (do). 


Dalam musik, skala mayor biasanya digunakan untuk menciptakan suasana yang cerah, positif, dan optimis. Namun, skala mayor juga dapat digunakan untuk menciptakan nuansa yang berbeda dengan cara memodulasi atau mengubah nada-nada yang digunakan dalam skala tersebut.


Dalam mengaplikasikan skala mayor, Anda dapat memulai dengan membuat melodi sederhana dengan mengikuti nada-nada dalam skala tersebut. Kemudian, cobalah untuk mengimprovisasi atau menambahkan akor yang sesuai untuk memberikan variasi dan kekayaan pada musik yang Anda ciptakan.


Dalam kesimpulan, skala major adalah skala yang paling sering digunakan dalam musik dan memiliki karakteristik nada yang cerah dan mud

Read More

Membuat Harmoni Intens dengan Tangga Nada Harmonic Minor

Tangga nada harmonic minor adalah salah satu tangga nada yang memiliki karakteristik unik dan kaya warna. Tangga nada ini sering digunakan dalam berbagai genre musik, termasuk jazz, metal, dan musik klasik. Dalam artikel ini, kita akan membahas tangga nada harmonic minor dan bagaimana menggunakannya untuk menciptakan harmoni intens dalam musik orisinal.



Tangga nada harmonic minor adalah tangga nada yang berbeda dengan tangga nada natural minor, yang memiliki interval susunan nada yang sama kecuali pada nada ke-7 yang ditinggikan setengah nada. Tangga nada harmonic minor memiliki interval susunan nada sebagai berikut: 


1 - 2 - b3 - 4 - 5 - b6 - 7 - 1 (dalam tangga nada C harmonic minor, nada-nada yang terdapat dalam tangga nada ini adalah: C - D - Eb - F - G - Ab - B - C).


Dengan adanya nada ke-7 yang ditinggikan, tangga nada harmonic minor memiliki nuansa oriental dan eksotis yang berbeda dari tangga nada natural minor yang lebih gelap dan sering digunakan dalam musik yang sedih.


Dalam menciptakan musik orisinal dengan tangga nada harmonic minor, kita dapat memanfaatkan interval-interval unik dalam tangga nada ini untuk menciptakan harmoni yang intens dan penuh warna. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan tangga nada harmonic minor dalam menciptakan harmoni orisinal:


1. Progression 1: Am - B7 - C - Dm - E7 - F - G#dim7 - Am


Progression ini menggunakan akor-akor dari tangga nada A harmonic minor. Akor-akor B7 dan E7 merupakan akor dominan yang digunakan untuk menciptakan tegangan harmonik dan mengarahkan ke akor berikutnya. Akor G#dim7 merupakan akor yang jarang digunakan dalam musik populer, tetapi sering digunakan dalam jazz dan musik klasik. Penggunaan akor ini memberikan warna unik dan eksotis pada harmoni.


2. Progression 2: Cm - Fm - G# - G7


Progression ini menggunakan akor-akor dari tangga nada C harmonic minor. Akor G7 merupakan akor dominan yang mengarahkan ke akor G#, yang merupakan akor maj7 dari nada ke-5 dalam tangga nada C harmonic minor. Penggunaan akor G# dalam harmoni memberikan nuansa oriental yang kuat pada lagu.


3. Progression 3: Dm - G7 - C - A7#5


Progression ini menggunakan akor-akor dari tangga nada D harmonic minor. Akor A7#5 adalah akor yang jarang digunakan dalam musik populer, tetapi sering digunakan dalam jazz dan musik klasik. Penggunaan akor ini memberikan warna unik pada harmoni dan mengarahkan ke akor berikutnya dengan tegangan harmonik.


Dalam menciptakan musik orisinal dengan tangga nada harmonic minor, kita dapat berkreasi dengan penggunaan akor-akor yang berbeda dan memanfaatkan interval-interval unik dalam tangga nada ini untuk menciptakan harmoni yang intens dan penuh warna. 

Read More

Sabtu, 15 Juni 2019

Cara Menghafal Chord atau Kunci Dasar Gitar dengan Metode Geser Interval


Cara menghafal chord dasar untuk pemula



Selamat datang di blog ini, semoga pengunjungnya semakin ramai dan informasi yang diberikan semakin bermanfaat bagi pembacanya. Postingan kali ini akan membahasa bagaimana cara menghafal chord-chord dasar. Terkadang dalam menghafal chord guitar kita hanya meghafal diagram chordnya satu persatu lalu menghafalnya berulang-ulang. Bisa memang menggunakan cara diatas, namun cara tersebut tidak efektif. Tidak efektif karena jika kita menghafalkan chord dengan cara tersebut maka tidak praktis dan tidak matematis. Analoginya adalah kita seperti menghapalkan suatu kalimat secara detail, padahal jika kita ambil intisari nya lalu kita tambah dengan perbendaharaan kata yang kita miliki akan menghasilkan kalimat yang sama. Metode yang saya pakai saya nama dengan geser kanan.
Oke, langsung scrool kebawah disana ada tutorial dan praktek cara yang disebut dengan geser kanan.

Teori

Chord adalah tiga nada atau lebih yang dibunyikan bersamaan. Chord dalam music banyak sekali variannya. Suatu chord bisa dibuat sendri jika diperlukan oleh komposernya. Namun dalam prakteknya chord sering dipakai adalah chord-chord dasar. Chord dasar ini bisa dkatakan fundamental. Karena baik pemula dan expert pasti tau atau menguasai chord dasar.
Sebelum lebih jauh mengenai pembahasan chord ini, perlu diketahui bahwwa dalam belajar guitar. Praktek penghafalan chord ini sebaiknya tidak didahulukan. Sebab, menurut saya alangkah lebih baik jika mengetahui bagaimana suau chord terbentuk. Untuk postingan artikel mengenai asal-usul chord sudah saya bagas di postingan asal usul chord.
Kita tahu bahwa dalam suatu tangganada, misalnya tangga nada c mayor terdapat interval dari nada ke nada nya. Berikut saya lampirkan gambarnya.
Gambar 1

Jika kita kita implementasikan pada gitar, maka tangga nada tersebut akan dan harus sesuai pasrinya dengan fret yang ada dalam guitar. (fret=besi permbatas dalam guitar). Kesesuaian tersebut bisa kita manfaatkan untuk menghafalkan chord-chord dasar dalam permainan guitar.

Perlu diketahui bahwa, metode penghafalan chord dasar dengan cara geser kanan  ini akan berlaku untuk menghafal chord yang lebih kompleks nantinya. Karena, sebenarnya chord kompleks tersebut berasal dari chord-chord dasar. Apa itu chord komplek? Akan saya bahas di postingan lainnya. Untuk saat ini kita batasi saja untuk cara menghafal chord chord dasar.
Kembali lagi ke interval nada yang tadi. Kita akan sesuaikan tangga nada tersebut dengan fret yang ada dalam guitar. Caranya adalah pastikan kita menggunakan tunning guitar yang standard yaitu E-A-D-G-B-E. apakah penyesuaian ini hanya berlaku untuk tunning ini saja? Jawabannya tidak. Alasan saya menyatakan hal tersebut adalah sebagai batasan untuk postingan ini. Bisa kita menggunakan tunning lain namun untuk postingan kali ini adalah menggunakan tunning tersebut.
Oke, untuk mempermudah kita lihat gambar berikut.
Nah, penyesuaian yang saya maksud adalah kita sesuaikan tangga nada di gambar 1 dengan fretboard di gamabar 2. caranya dengan menganggap bahwa
1 interval berarti lewati 1 kolom
1 kolom artinya ruang yang diapit oleh 2 fret.
½ interval berarti tidak lewat 1 kolom

Praktek

Langsung saja ke dalam praktiknya langsung, misalkan kita akan menghapalkan chord c dulu. Kita tahu bahwa chord c adalah bentuknya seperti berikut ini.

Bentuk Chord C

Untuk menerapkan pola interval ke dalam chord c tersebut maka penekanan jari kiri diubah menjadi seperti berikut.

Setelah pola penekanan chord diubah, maka sekarang kita siap menerapkan pola interval terhadap gitar. Lihat kembali gambar 1 interval. Jarak interval dari c ke d adalah 1. Maka pada chord gitar di lewati satu kolom, alias geser ke kanan 1 kolom. Sehingga chord d menjadi.

Kemudian lihat kembali gambar 1, jarak interval dari d ke 3 adalah 1. Maka lewat kembali 1 kolom maka chord e menjadi

Lihat kembali gambar 1, jarak interval dari e ke f adalah ½. Maka tidak lewat 1 kolom, hanya melewati 1 fret. Sehinga chord f menjadi.

Sama halnya untuk chord selanjutnya yaitu  g, a, b. berikut in chord g, a, dan b berturut turut.
Chord g (f ke g = 1/2)

Chord a (g ke a = 1/2)

Chord b (a ke b = 1/2)
Bentuk pola chord c sudah kelihatan kemudian lakukan juga untuk pola chord A  dan juga lainnya, Berikut ini bentuk pola interval untuk chord A.

Bentuk Chord A

Chord A biasa

Pengubahan penekanan jari chord A 

Chord B (A ke B =1) 

Chrod C (B ke C = ½) 

Untuk chord selanjutnya lihat gambar 1 interval, lalu terapkan langkah yang sama seperti pada chord C diawal.

Bentuk Chord E.

Berikut ini bentuk pola interval untuk chord E.

Chord E biasa
Chord  E Setelah pengubahan penekanan jari kiri 
Chord F (E ke F =1/2) 
Chord G (F ke G= 1)

Bentuk chord G

Chord G

Chord G setelah perubahan penekanan

Chord A (G ke A = 1) 
Chord B (A ke B = 1) 

Chord C (B ke C = ½) 

Bentuk Chord Dm

Berikut ini bentuk pola interval untuk chord Dm
Chord Dm


Chord Em (D ke E =1) 
Chord Fm (E ke F = ½)

Bentuk Chord Am

Chord Bm (A ke B = 1) 

Chord Cm (B ke C = ½) 

Kemudian jika sudah mengerti chord interval dalam tangga nada diatonik, maka bagaimana dengan chord bertanda #(kres/flat)? Untuk chord tersebut maka tangga nada yang digunakan yaitu kromatik. Berikut ini adalah tangga nada kromatik.

Jadi untuk tuk menghafal chord bertanda kres/pagar maka bisa dilihat pada gambar interval nada berikut lalu mencocokkannya pada gitar, sama seperti yang telah dibahas sebelumnya. Namun tidak akan dibahas dalam postingan ini. Silahkan dipelajari sendiri. Jadi demikianlah bagaimana cara menghafal chord gitar yang mudah. Semoga postingan ini membantu.  Jangan lupa baca postingan yang lain di blog ini. Seperti
Bagaimana asal usul chord gitar. 

Read More

Senin, 10 Juli 2017

Download aplikasi blogshareguitar untuk smartphone android


Sekarang blogshareguitartar sudah ada aplikasi androidnya, silahkan kalian download aplikasi blogshareguitar tersebut ke dalam smartphone kalian. Gratis.

Dengan menggunakan aplikasi ini kalian akan mendapatkan keuntungan, yaitu:
  • Akses yang lebih mudah dan praktis untuk belajar gitar melalui smartphone kalian.
  • Tidak usah mengetik alamat webnya
  • Tinggal menjelajahi webnya dengan mudah.
  • Aplikasi ini gratis seumur hidup
  • Mudah proses penginstalannya.
  • Ringan karena tidak memerlukan banyak ram smartphone.


Jadi, tunggu apa lagi silahkan download aplikasi tersebut di sidebar, atau melalui link dibawah ini

 


Read More

Rabu, 07 Juni 2017

Benarkah belajar genre jazz atau klasik bisa mempercepat belajar gitar

Ketika belejar gitar gitar dulu, ada rumor atau apalah itu namanya belajar genre musik ini dulu biar semuanya dikuasai. Ada juga yang bilang jangan belejar genre musik itu dulu nanti permainan gitarnya itu-itu aja. Belajar gitar atau musik bukan bertujuan untuk menguasai semua genre musik. pilih saja salah satu genre musik yang paling kita sukai misalnya pop, rock, blues, jazz, classical, r&b dan yang lainnya. 

Mitos yang paling umum yang pertama kali saya dengar adalah agar bisa bermain gitar petikan harus banyak belajar lagu-lagu klasik. tidak, menurut saya itu tidak benar. jika kita suka lagu pop misalnya, banyak ko lagu pop yang dipetik.

rumor yang kedua adalah agar bisa menguasai semua genre lagu maka kita harus menguasai lagu-lagu jazz. nyatanya, orang-orang yang bermain lagu-lagu jazz itu agak kesusahan ketika memainkan lagu-lagu klasik. jadi tidak ada yang diunggulkan kan dalam memilih genre lagu.

Lalu, apakah ada genre musik yang bisa mempercepat proses belajar gitar kita? lagi-lagi saya jawab tidak ada. lagu yang baik untuk mempercepat proses belajar gitar adalah lagu-lagu yang kita benar-benar sukai. misalnya saya suka lagu heavy metal, maka saya akan belajar lagu yang saya sukai tersebut.

Namun, dibalik menyukai satu genre tersebut apakah ada kekurangannya? menurut saya itu bukanlah suatu kekuragan, karena kita menyukai satu atau lebih genre musik itu relatif tidak ada batasan. contohnya sederhananya hampir semua pemain jazz itu tidak mau atau tidak suka bemain musik yang bukan aliran musik kesukaannya. jadi jangan dipaksakan, kalau suka lanjutkan kalau ngga tinggalkan.

Pasti akan ada dampak dari hanya menyukai satu genre musik ini yaitu kita akan agak susah berbaur dengan pemusik yang beda kesukaan aliran musiknya. tapi jangan jadikan itu sebagai hambatan, justru jadikan itu sebagai tantangan untuk berkolaborasi agar bisa menghasilkan musik baru yan belum didengar orang.

Read More

Jumat, 19 Mei 2017

Belajar chord dulu, atau Melody dulu yah?

Tiap-tiap orang yang baru belajar bermain gitar, pasti menanyakan gitar kunci dasar nya apa? Ada ngga lagu yang kunci dasarnya mudah? Ngga banyak pindah-pindahnya? Mengapa banyak gitaris pemula yang ingin belajar kunci gitar dasar. Padahal ngga ada yang namanya kunci dasar atau chord dasar. Semua chord itu penting, digunakan sesuai kebutuhan.


Sebagian besar lagu-lagu indonesia memang memiliki progresi chord yang ngga aneh atau istilahnya itu-itu aja. Saya sebut saja yaitu: C G Am Em F C Dm G. banyak sekali lagu-lagu yang bisa diiringi dengan chord tersebut.

Nah, gitaris pemula selalu ingin belajar chord tersebut. Merasa jika bisa menguasi chord diatas, maka ia sudah bisa main gitar. Tapi saya jamin jika sudah menghafal chord diatas, pasti selanjutnya akan bosan jika bermain gitar. Berbeda sekali dengan gitaris pemula yang tahu asal usul bagaimana chord tersebut dibentuk. Orang tersebut akan lebih menghargai sebuah chord dan progresinya dan akan lebih merasa tertantang untuk mempelajarinya lebih jauh.

Kemudian, ketika ingin meningkatkan skill untuk menjadi pemain melodi, pertanyaan nya adalah bagaimana cara belajar knci gitar melodi. Jawabannya tidak ada. Tidak ada itu yang namanya kunci melodi. Perlu diketahui bahwa. Sebelum belajar chord itu harusnya belajar melodi dulu. Bukan malah sebaliknya.

Chord itu dibentuk dari melodi, melodi yang dimainkan dengan bersamaan. Sebenarnya yang namanya scale itu tidak ada, itu adalah buatan dari maestro agar lebih mudah dipelajari. Semua orang bisa membuat scale nya sendiri. Tidak dilarang ko jika ingin membuat scale sendiri.

Banyak orang yang berfikir termasuk saya (dulu), belajar melodi itu dari chord. Dan ternyata salah, chord lah itu yang asalnya dari melodi. Jadi belajar melodi dulu baru belajar chord. Cara belajar melodi di gitar adalah dengan faham teori nya, yaitu tangga nada. Tidak ada jalan pintas untuk bisa menguasai melodi yang indah. Jika ingin belajar melodi belajar tangga nada, kemudian langsung terapkan di gitar, seperti yang sudah saya posting di halaman ini mengenai asal usul chordgitar.

jika kita ibaratkan melodi itu seperti merangkat kemudaian berjalan yang akhirnya berlari, sedangkan chord itu belajar langsung melompat. Sebelum bisa melompat apalagi sampai jauh, maka kita harus belajar berjalan dulu. Berjalan semakin kencang, kemudian baru bisa melompat. Sama halnya dengan giitar, sebelum melompat (pindah chord misalnya), jari kita dilatih berjalan-jalan dulu dengan mempelajari melodi. jangan menganalogikan bisa melompat pasti bisa merangkak atau bahkan berlari.


Chord gitar dibentuk olehmaestro musik hebat pada jaman dulu, intinya yang ingin saya sampaikan adalah, kita bebas membuat chord semau kita. Penamaan chord adalah cara agar chord yang kita buat biasa juga dimainkan oleh orang lain.

Jadi,jika masih ada yang bertanya, bagaimana belajar kunci gitar untuk pemula. Jawab saja, belajar melodi dulu baru belajar chord. Toh chord itu asalnya dari melodi kan.
Read More

Kamis, 18 Mei 2017

Sesuatu yang diperlukan Jika Ingin Pandai Bermain Guitar


Gitar dipelajari bukan hanya dari segi praktek, tapi harus dipelajari dari sisi teorinya juga. Seorang gitaris pemula biasanya mencari ilmunya dari internet dengan mengetikkan “bagaimana cara belajar bermain gitar untuk pemula” atau sesuatu yang mirip dengan kata kunci tersebut. Akan ditampilkan beberapa web yang merangking seperti “kunci dasar bermain gitar” atau “kunci gitar yang wajib dikuasai pemula” dan lain sebagainya. Harus saya katakan bahwa cara ini salah, dan tidak direkomendasikan. Cara ini memang cara tercepat untuk belajar gitar dan saya akui. Tapi gitaris ini tidak mengetahui dampak dari belajar gitar seperti ini. Berikut dampaknya

Cepat bosan

Orang yang belajar gitar dengan cara instan pasti cepat bosan ketika belajar gitar. Merasa bermain gitar itu tidak ada peningkatan, bahkan merasa tidak punya sedikit pun bakat dalam bermain gitar. Bahkan ada yang lebih parah, malah yang asalnya berniat belajar gitar ingin pindah ke alat musik lain yang dianggapnya lebih mudah. Tidak, itu salah. Tidak ada sesuatu yang lebih sulit atau lebih mudah itu tergantung bagaimana orang tersebut memandang hal tersebut. Jadi kalau tidak ingin cepat bosan saat belajar gitar, jang pakai cara instan.

Kurang termotivasi

Permainan gitar yang itu itu saja, pasti menyebabkan seseorang cepat bosan saat bermain gitar. Ketika kita punya gitaris idola, biasanya kita ingin sekali bisa memainkan not2 yang dimainkan oleh sang idola tersebut. Masalahnya adalah gitaris-gitaris pemula biasanya feeling-nya belum setajam gitaris yang sudah handal, oleh karena itu cara agar bisa memainkan not2 yang sama dengan gitaris idola kita, kita harus bisa membaca. Maksud membaca disini adalah membaca not2.

Jika kita bisa membaca not maka kita bisa membaca not yang dimainkan gitaris idola kita. Dimana kita tahu? Dari internet juga. Sekarang ini di internet, semua musik yang pernah diciptakan dan dipublikasikan pasti ada sheet musiknya. Sheet musik itu buku atau karya musik yang dimuat di dalam kertas. Agar bisa dimainkan oleh orang lain. Dengan kita biasa memainkan not2 yang sama dengan idola kita, biasanya kita akan lebih termotivasi. Dan agar kita lebih termotivasi kita jangan belajar gitar dengan instan.

Untuk belajar gitar dengan tanpa instan, maka kita hendaknya belajar dari runtutannya, yaitu mempelajari dulu teorinya baru praktik.

Salah satu dari yang paling penting adalah Notasi. Ya notasi musik adalah kunci utamanya. Semua gitaris professional pasti bisa membaca notasi. Dan, cara mereka mengajarkan nya pun pasti melalui notasi musik. Jadi jika ingin pandai bermain maka kita harus bisa membaca notasi musik

Read More

Selasa, 07 Februari 2017

Perlukah membeli capo?


Capo adalah alat yang dipasang di freetboard guitar yang fungsinya untk  menekan sebagian atau seluruh string/senar gitar, sehingga akan menaikan nada dasar tiap senar tergantung posisi caponya. Capo biasanya dipasang untuk seluruh bagian senar, akan tetapi tidak semuanya seperti itu ada bentuk pemasangan capo yang unik. 



Capo itu banyak jenisnya, ada yang normal seprti contoh pertama, ada juga yang disebut dengan shorcut capo, Screw On Capo, Roll On Capo, dan Partial Capo.


Berkaitan dengan judul postingan diatas, yaitu “ perlukah membeli capo ?” keperluan mengenai capo itu bersifat opsional, bisa perlu bisa tidak. Buat saya capo itu adalah pembatas potensi. Mengapa disebut demikian? Saya sebut begitu karena dengan kita menggunakan capo, maka salah satu skill guitar kita ada yang berkuran. Skil yang saya maksud disini adalah kemampuan untuk menentukan kunci yang berbeda nada dasar dengan cepat. Misalya:

Jika sebuah lagu chordnya adalah C G Am Em F C Dm G, kemudian ketika penyanyi kita ingin menaikan nada dasarnya menjadi D# karena terlalu rendah, maka caranya dengan memakai capo pada kolom tiga. Ketika capo tersebut pasang, dengan bentuk chord yang sama, kita sudah mengiringi penyanyi yang nada dasarnya D#. Mempermudah memang mari kita lanjut. Jika kita tidak memakai capo, maka chord yang harus kita tahu adalah D# Bb Cm Gm G# D# Fm Bb, pasti bingungkan? Makanya baca postingan mengenai asal usul chord agar faham.

Menggunakan capo memang sangat membantu sekali, akan tetapi memakai capo ini ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya adalah tidak perlu pandai mencari chord yang paralel dengan chord yang dimaksud sedangkan kekurangannya ada dua, yaitu: seperti yang disebutkan diatas, menurunkan skill guitar kita dan capo tidak bisa selamanya dipakai untuk di seluluh fretboard gitar. Bayangkan jika caponya dipasang di kolom 9 atau 10, maka suaranya tidak enak.

Jadi perlukah membeli capo? Tergantung kebutuhan, kalau hanya untuk belajar pertama kali sih boleh-boleh saja atau memang butuh, silahkan beli atau bisa bikin sendiri, karena prinsip dasarya capo itu kan membantu menekan senar pada fretboard gutiar.

Misalnya:


Read More

Minggu, 05 Februari 2017

Faktor yang harus dipertimbangkan ketika membeli guitar


Agar lebih mudah kita akan klasifikan dulu jenis guitarnya.

Guitar jika kita klasifikasikan menurut jenis senarnya itu dibagi 2 yaitu guitar klasik dan akustik. Guitar klasik adalah guitar yang cirinya memiliki senar nilon. Guitar akustik adalah guitar yang memiliki senar kawat. Guitar elektrik adalah termasuk guitar akustik karena bersenar kawat.

Guitar jika kita klasifikasikan berdasarkan output suara maka guitar itu dibagi menjadi guitar elektrik dan guitar tabung. Guitar listrik adalah guitar yang output suaranya dari amplifier guitar (tentunya memerlukan energi listrik agar bisa menghasilkan suara). Sedangkan guitar tabung adalah guitar yang output suaranya berasal dari resonansi senar guitar. Biasanya guitar yang tabungnya besar suaranya lebih bagus. Langsung kebagian utamanya yaitu memilih

Keperluan

  1. Pikirakan dulu niat kita belajar guitar untuk apa?
  2. Apa untuk iseng-iseng?
  3. Apa untuk nembak cewek yang kita suka? Apa untuk tes musik?
  4. Apa untuk berkarir di dunia musik atau jadi youtuber?


Tujuannya adalah agar kita bisa memilih guitar yang tepat dan benar-benar kita perlukan. Jika kita belajar guitar untuk iseng-iseng ya beli guitarnya yang standard aja. Atau jika kita belajar guitar hanya untuk membuat orang yang kita suka terpesona, mungkin yang standard aja cukup. Guitar yang standard itu yang seperti apa? Guitar yang standard itu yang ngga terlalu mahal, biasanya guitar yang standard ini dijualnya dimana-mana. Bisa dijual di toko buku, toko sepeda, bahkan di tempat fotocopy pun ada (pernah ngalamin ada). Tes musik apa lagi, biasanya kan ngga perlu haru punya, malahan suka disediain. Akan tetapi, jika kita ingin berkarir di dunia musik maka kita harus memilih guitar yang tepat. Guitar yang bener-bener kita butuhkan untuk menopang karir emas kita.

Merek


Merek biasanya dikaitkan dengan kualitas baik atau tidak nya suatu guitar. Memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa memang merek guitar salah satu indikatornya. Seperti Ibanez, Gibson, Sechter, Cort, Lakewood dan lainnya (itu yang saya hafal). Brand terkenal diatas biasanya menggunakan bahan-bahan guitar yang bagus jadi pasti mahal. Apalagi produksi luar negri.

Genre musik yang kita sukai termasuk guitaris favorit kita


Genre musik yang kita suka biasanya berpengaruh terhadap permainan guitar kita. Jika kita suka genre musik rock pilihlah guitar yang memang cocok dengan passion kita. Guitaris favorit kita juga berpengaruh biasanya. Tapi bukan maksud saya harus sama dengan guitaris favorit kita, malahan harus beda. Namun, kecenderungan memilih guitar berdasar guitaris favorit kita itu memang harus dipertimbangkan. Orang yang guitarnya mirip dengan yang diidolakannya biasanya bisa menambah percaya diri. Bahkan bisa lebih semangat lagi dalam mengasah skil bermain guitar kita.

Budget



Guitar-guitar bermerek umumnya memiliki harga yang mahal yah. Tapi itu akan sebanding dengan kualitas guitar yang akan kita dapatkan.Jadi jangan kaget, karena memang kualitasnya pun bisa diacungi jempol. Hitunglah besar budget yang kita punya sebelum pergi ke toko alat musik kesayangan anda.
Read More

Sabtu, 04 Februari 2017

Tips membuat aransemen musik yang ciamik


Aransemen (bahasa Belanda: arrangement, bahasa Inggris: arrangement) adalah penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah.

Cukup sulit dimengerti, tapi mari kita sederhanakan. Jika diibaratkan aransemen suatu musik adalah suatu alur dalam sebuah cerita. Alur sebuah cerita biasanya diawali dengan pengenal tokok, klimaks dan anti klimaks. Musik juga seperti itu.  Dimulai dengan pelan perlahan-lahan naik, kemudian sesudah mencapai puncak relak kembali. Tapi ada juga alur musik yang nyantai dan flat tidak ada klimaksnya samasekali. Malahan, kadang-kadang alur musik yang datar itu lebih disukai, karena dinilai mudah dicerna dan banyak orang yang suka akan kesederhanaan. Saya beri contoh saja yang sedang trend saat ini di youtube. Banyak sekali orang yang mengcover musik lagu-lagu populer luar negara denga mengaransemennya menjadi akustik yang sederhana. Dan itu banyak peminatnya. Akan tetapi yang saya bingung adalah, kenapa orang-orang yang mengcover lagu tersebut tidak menyanyikan lagu mereka sendiri. Sungguh aneh.

Oke, balik lagi ke topik utama mengenai cara membuat aransemen musik yang ciamik. Membuat suatu aransemen musik itu sebenarnya susah-susah gampang. Dibilang sudah, ngga terlalu, dibilang mudah ngga juga. Jadi sedang-sedang saja. Baik, kita langsung menuju TKP-nya saja sekarang.

Kuasai Teori semaksimal mungkin


Kenapa haru kuasai banyak teori? Padahal kan banyak karya musik yang diciptakan tanpa faham apa itu not balok? Apa itu garis paranada? Apa itu scale. Berkarya itu yang penting dari hari (katanya). Soal teori itu belakangan (katanya).

Betul sekali memang, ada sebagian orang yang berfikiran teori itu musik itu tidak penting, yang penting berkarya. Tidak salah memang, jika bermidset seperti itu. Tapi, cobalah lihat perbedaannya. Orang yang tidak mempedulikan teori, biasanya karya yang dibuatnya itu sedikit. Sedangkan orang yang faham teori kecenderungannya, karyanya lebih banyak. Bukan hanya itu saja, orang rang faham teori-teori musik berkarya dengan aturan, maksudnya memperhatikan unsur plagiasi dari karyanya. Misalnya, orang yang tidak faham teori-teori musik, ketika berkarya mereka tidak mempedulikan karya orang lain yang mirip dengannya. Padahal karya itu memang benar-benar mirip. Berbeda denga orang yang faham teori musik, orang yang faham teori musik ketika menciptakan sebuah karya, mereka akan menciptakan suatu karya yang benar-benar beda dari apa yang pernah mereka dengar. Juga, orang-orang yang faham teori musik itu lebih terbuka menerima saran dari orang lain yang memberi nasihat pada orang tersebut bahwa karya yang dibuatnya agak yang mirip. Berbeda sekali dengan  orang yang tak faham teori-teori musik yang biasanya bersikukuh bahwa itu adalah karya original mereka. Oleh karena itulah, kita harus faham mengapa teori musik itu penting.

Perkaya perbendaharaan musik kita


Simple saja untuk yang ini, “Dengarkan setiap musik yang kita sukai dan tidak sukai”. Ada orang yang suka terhadap aliran musik tertentu misalnya, Rock. Orang tersebut hanya mendengarkan musik-musik yang termasuk kategori rock saja. Orang tersebut gengsi mendengarkan lagu-lagu yang bukan rock. Tidak ada yang salah saya pikir, orang yang termasuk kategori ini adalah orang yang ingin benar-benar menjurus pada satu aliran. Orang ini tidak ingin musiknya dipengaruhi aliran-aliran musik lain. Akan tetapi, akan ada akibat baik dan buruk jika kita hanya menyukai 1 jenis aliran musik saja. Akibat baiknya adalah, musiknya akan lebih mudah dikenal, musiknya lebih banyak fansnya hanya pada orang orang yang suka aliran yang sama, dan ada akibat lain, bisa dipikirkan sendiri. Sedangkan akibat buruknya adalah, musiknya akan cenderung seperti itu saja, tidak ada perkembangan. Tentunya kita ingin dong musik kita punya perkembangan, iyakan.

Jenis orang kedua adalah orang yang menyukai semua aliran musik. Orang ini akan lebih menghargai perbedaan antara sesama musisi. Orang yang perbendaharaan musiknya banyak, biasanya kualitas musiknyapun tidak bisa diremehkan ya. Oleh karena itu, perbanyak perbendaharaan musik kita, agar kualitas musik kita semakin berkembang.

Praktek



Tidak ada hasil karya yang indah tanpa praktek yang sering, atau latihan yang konsisten.
Read More